top of page

Pertanyaan yang Sering Diajukan

1. Bagaimana cara kerjanya?

Walkers On Wheels (WOW) menggalang dana untuk membeli skutis di Singapura yang didistribusikan kepada penerima yang kurang mampu dan kurang beruntung di Bali dan Lombok, Indonesia. Melalui tim pekerja sosial WOW yang berdedikasi, keluarga yang paling membutuhkan skutis diidentifikasi dan diberi skuter elektris WOW per keluarga.

How it works.png
2. Siapa yang diuntungkan dari donasi dan mengapa skuter elektris?

Skuter elektris membuat perbedaan praktis yang besar bagi kehidupan masyarakat Bali dan Lombok pada umumnya. Penduduk miskin Bali berjumlah hampir 1,5 juta dan lebih dari setengahnya tinggal di daerah pedesaan. Penduduk desa pedesaan memiliki akses paling sedikit ke pendidikan, kesehatan, dan layanan publik lainnya karena infrastruktur dan fasilitas transportasi yang buruk, dan kurangnya sumber daya di daerah-daerah yang paling penting.

Skuter elektris akan membantu siswa menempuh perjalanan 8 hingga 10 km ke sekolah. Ini memungkinkan siswa untuk bersekolah dan memungkinkan mereka untuk menerima pendidikan - pendorong penting untuk keluar dari perangkap kemiskinan.

 

Manfaat juga meluas ke keluarga penerima, yang menggunakannya untuk menjual hasil bumi dan mendapatkan persediaan lain. Ini juga bermanfaat bagi orang miskin yang menderita penyakit kronis seperti HIV / AIDS dan Tuberkulosis. Banyak yang tidak mencari perawatan dan pengobatan di rumah sakit kota karena mereka tidak mampu membayar biaya perjalanan dan akomodasi selama berbulan-bulan untuk perawatan yang diperlukan. Skutis membantu penerima mendapatkan janji medis dan biaya transportasi yang dihemat akan mengimbangi biaya hidup mereka.

 

 

3. Apakah saya secara pribadi dapat memberikan skutis kepada penerima di Bali dan Lombok?

Tim melakukan perjalanan tahunan ke pulau-pulau ini dan mendistribusikan sepeda ke berbagai desa dan komunitas miskin. Semua biaya ditanggung oleh individu. Jika Anda tertarik untuk bergabung dalam perjalanan ini, silakan bergabung dengan grup facebook kami dan dapatkan info terbaru tentang kampanye terbaru kami. Atau, Anda dapat menghubungi kami dan kami akan menghubungi Anda.

 


4. Berapa banyak perjalanan yang kita lakukan dalam setahun dan kapan?

Biasanya, tim melakukan 2 perjalanan setahun ke Bali dan Lombok. Perjalanan ini terjadi pada bulan Juni dan Desember setiap tahun selama liburan sekolah. Namun untuk tahun pertama - 2020, kami akan turun beberapa kali, hingga 4 telah dijadwalkan untuk keperluan syuting, peletakan dasar, dan uji coba kami di beberapa wilayah. Anda dapat memeriksa grup facebook kami untuk detail perjalanan terbaru.

 

5. Bagaimana kami memastikan bahwa skutis tidak dijual atau disalahgunakan oleh penerima?

Kami tidak hanya mendistribusikan skutis dan menghilang! Pekerja sosial dan relawan dari tim home care dari SOS Children's Village Bali, Futura Indonesia, dan Skutis Corporation serta tim relawan kami dari Singapura akan terus menindaklanjuti dan tetap berhubungan dengan keluarga, membantu memenuhi kebutuhan lain lebih lama. istilah.

 

 

6. Berapa harga sebuah skutis?

SGD $ 280.

 

 

7. Apa metode pembayarannya?

Klik di sini untuk terhubung ke kampanye dan pembayaran 2020 terbaru kami melalui GiveAsia, mitra crowdfunding kami.

Kami menerima segala bentuk pembayaran yang disediakan GiveAsia. Itu termasuk: VISA, Mastercard, NETS & eNETS, Credit / Debit Cards.

 

8. Dapatkah saya menyumbang secara anonim?

Tentu saja! Kami memahami keinginan Anda untuk privasi dan kami menanganinya dengan sangat serius. Kami masih akan meminta nama dan email Anda untuk keperluan administratif, tetapi kami tidak akan memberi label e-scooter dengan nama Anda atau memberitahukan kepada penerima. Anda masih akan menerima email "terima kasih", tetapi orang-orang di belakang proyek tidak akan mengetahui nama atau informasi pribadi Anda.

 

9. Dapatkah saya menyumbangkan buku atau pakaian juga?

Ya, kami terbuka untuk menerima barang yang akan meningkatkan kehidupan penerimanya.

10. Bagaimana Anda menangani skutis yang rusak?

Kami telah membangun "fixing corners" di setiap markas desa, dilengkapi dengan peralatan dasar dan pompa / penggantian ban. Jika skutis membutuhkan perawatan lebih lanjut, tim kami di Bali akan dapat melakukan perbaikan saat dibutuhkan. Selain itu, kami telah melibatkan perusahaan pembuangan limbah elektronik lokal untuk memungkinkan kami membuang skuter elektris secara bertanggung jawab, dengan mendaur ulang baterai, komponen tertentu seperti PCB (Papan Sirkuit Cetak), logam mulia, dan cakram rem.

Apakah kami melewatkan pertanyaan? Umpan balik kepada kami agar kami dapat membantu Anda dan orang lain
How was your experience?

Terima kasih! Formulir Anda telah dikirim. ✅

bottom of page